Perbedaan Pertumbuhan dan Perkembangan Pada Makhluk Hidup

Posted by on 2016-05-01 - 7:55 PM

Tumbuh dan berkembang merupakan salah satu ciri makhluk hidup. Pertumbuhan dan perkembangan merupakan dua proses yang tidak bisa dipisahkan. Makhluk hidup yang mengalami pertumbuhan secara otomatis juga mengalami perkembangan. Perkembangan merupakan bentuk penyempurnaan terhadap organ-organ yang dihasilkan melalui pertumbuhan. Jika pertumbuhan erat kaitannya dengan ukuran maka perkembangan erat kaitannya dengan fungsi. Pertumbuhan embrio membentuk organ-organ tubuh yang lengkap merupakan proses pertumbuhan sedangkan proses menuju penyempurnaan dan berfungsinya organ-organ tubuh yang telah terbentuk merupakan proses perkembangan.

Sebelum kita mengkaji lebih jauh perbedaan antara pertumbuhan dan perkembangan, ada baiknya kita melihat pengertian dari pertumbuhan dan perkembangan itu sendiri.

Pengertian Pertumbuhan

Pertumbuhan adalah proses pertambahan ukuran sel, jumlah, massa, dan volume sel. Pertumbuhan dapat diamati melalui fisik makhluk hidup berupa pertambahan tinggi, volume, atau massa tubuh makhluk hidup.

Secara sederhana kita dapat mengartikan pertumbuhan sebagai proses perubahan bentuk dari calon individu baru menjadi individu baru yang lengkap. Perubahan tersebut berlangsung secara bertahap dengan kecepatan yang berbeda-beda bergantung pada faktor-faktor yang mempengaruhinya.

Pertumbuhan makhluk hidup dapat terjadi karena adanya pertambahan jumlah sel. Jumlah sel bertambah karena adanya proses pembelahan sel. Pada tumbuhan, proses pertumbuhan berlangsung pada titik tumbuh sedangkan pada hewan, pertumbuhan terjadi di semua bagian.

Meski pertumbuhan berjalan seiring dengan kehidupan makhluk hidup, tetapi pertumbuhan umumnya bersifat terbatas. Artinya, ada batas tertentu dimana pertumbuhan makhluk hidup tidak seaktif biasanya atau bahkan terhenti sama sekali.

Sifat pertumbuhan yang terbatas dapat kita lihat pada pertumbuhan manusia sebagai contohnya. Sejak kecil manusia akan terus tumbuh semakin tinggi dan bertambah besar. Namun, ada masa dimana tinggi manusia tidak dapat bertambah lagi.

Proses pertumbuhan pada tumbuhan dimulai dengan proses perkecambahan. Kita dapat mengamati ketika benih disemai, maka akan terjadi perubahan dari biji menjadi tunas dan akhirnya tunas terus bertumbuh membentuk tanaman muda yang lengkap dengan aar, batang, dan daun.

Karena proses pertumbuhan dapat diamati secara langsung melalui fisik makhluk hidup, maka pertumbuhan juga dapat dinyatakan dalam angka terkait jumlah dan ukuran yang terbentuk selama pertumbuhan misalnya tinggi batang, jumlah daun, dan sebagainya.

Sebagai suatu proses yang dialami oleh makhluk hidup, pertumbuhan memiliki beberapa ciri-ciri, yaitu:
1. Bersifat ireversibel (tidak dapat kembali ke keadaan semula)
2. Umumnya bersifat kuantitatif
3. Dapat diukur dan dinyatakan dalam angka
4. Mengarah pada bentuk dan ukuran
5. Cenderung dibatasi oleh usia

Pengertian Perkembangan

Perkembangan adalah proses kenaikan volume menuju kedewasaan meliputi penyempurnaan fungsi dari organ-organ yang telah terbentuk. Dengan kata lain, perkembangan lebih dilihat dari segi fungsionalnya.

Berbeda dengan pertumbuhan yang dapat diukur dan dinyatakan dalam angka, perkembangan tidak dapat diukur sehingga hanya dinyatakan secara kualitatif yaitu melihat bagaimana penyempurnaan atau fungsi yang dihasilkan.

Secara sederhana, kita dapat mengartikan perkembangan sebagai proses perubahan dari individu muda atau individu baru menuju ke individu dewasa yang syarat dengan struktur dan fungsi organ tertentu.

Perkembangan cenderung tidak dibatasi oleh usia. Artinya makhluk hidup akan terus berkembang seiring dengan pertambahan usianya meskipun pertumbuhan beberapa organnya sudah berhenti. 

Pada dasarnya, proses terbentuknya individu secara sempurna melalui proses pertumbuhan dan perkembangan berlangsung seiring karena sama-sama menunjukkan adanya pertambahan jumlah sel, volum sel, dan semakin kompleknya susunan kimiawi sel.

Pada tumbuhan, perkembangan diawali dengan penambahan diameter. Hal ini dapat kita amati secara langsung dari fisik tumbuhan. Tumbuhan yang berumur seminggu dengan tumbuhan yang berumur sebulan akan menunjukkan perbedaan karena perkembangannya juga berbeda.

Pada hewan, proses perkembangan dapat kita lihat dari berkembangnya sel-sel tubuh sehingga membentuk organ-organ lengkap yang terus berkembang dengan bekerjanya organ tubuh sesuai dengan fungsinya.

Sebagai suatu proses yang dialami oleh makhluk hidup, perkembangan memiliki beberapa ciri-ciri, yaitu:
1. Bersifat reversibel (dapat kembali ke keadaan semula)
2. Umumnya bersifat kualitatif
3. Tidak dapat diukur
4. Mengarah pada penyempurnaan fungsi
5. Cenderung tidak dibatasi oleh usia

Perbedaan Pertumbuhan dan Perkembangan

Berdasarkan ciri-ciri dari pertumbuhan dan perkembangan yang telah kita bahas di atas, maka ada beberapa perbedaan yang mencolok antara pertumbuhan dan perkembangan. Berikut disajikan tabel perbedaan petumbuhan dan perkembangan.

PertumbuhanPerkembangan
IrreversibelReversibel
KuantitatifKualitatif
Dapat diukurTidak dapat diukur
Mengarah pada bentuk dan ukuranMengarah pada sifat dan fungsi
Terbatas oleh usiaCenderung tidak dibatasi usia
Dilihat dari keadaan fisikDilihat dari sifat dan kemampuan
Dipengaruhi pembelahan selDipengaruhi pembelahan dan pengalaman


Seluruh konten yang diterbitkan di teknokiper.com disusun oleh teknokiper dan dilindungi undang-undang hak cipta. Dilarang menerbitkan ulang konten dalam bentuk apapun dan dengan cara apapun.

Related Post:

Advertisements

0 comments :

Post a Comment