PEMBAHASAN CONTOH SOAL PROSES LITOSFER DAN ATMOSFER BUMI

Posted by on 2017-02-22 - 10:01 AM

Teknokiper.com - Contoh soal dan pembahasan tentang proses-proses pada litosfer dan atmosfer bumi untuk tingkat sekolah menengah pertama. Contoh soal tentang proses litosfer dan atmosfer bumi ini disusun dalam bentuk pilihan berganda dilengkapi dengan pembahasan dan dirancang sedemikian berdasarkan beberapa subtopik yang pernah dibahas dalam kajian proses litosfer dan proses atmosfer bumi untuk tingkat menengah pertama. Beberapa subtopik yang akan dibahas dalam contoh soal ini antara lain pengelompokkan batuan, proses pelapukan, pelaukan mekanik, dampak negatif dan dampak positif pelapukan, atmosfer bumi, efek rumah kaca, dan pemanasan global.

Contoh 1 : Lapisan Bumi

Lapisan kerak bumi yang terletak paling luar disebut ....
A. Biosfer
B. Hidrosfer
C. Atmosfer
D. Litosfer

Pembahasan :
Secara garis besar, bumi terdiri dari tiga bagian utama, yaitu:
1. Litosfer
2. Hidrosfer
3. Atmosfer

Listosfer adalah lapisan kerak bumi paling luar yang tersusun oleh tiga jenis batuan, yaitu batuan beku, batuan sedimen, dan batuan metamorf.
Jawaban : D

Contoh 2 : Jenis-jenis Batuan
Batuan yang terbentuk dari magma pijar yang telah membeku dan memadat disebut ....
A. Batuan beku
B. Batuan sedimen
C. Batuan malihan
D. Batuan metamorf

Pembahasan :
Pada lapisan litosfer terdapat tiga jenis batuan yang mendominasi, yaitu:
1. Batuan beku
2. Batuan sedimen
3. Batuan metamorf

Batuan beku adalah jenis batuan yang terbentuk dari magma pijar yang membeku dan menjadi padat. batuan sedimen atau batuan endapaan adalah jenis batu hasil pengendapan dari batuan beku yang telah mengalami pelapukan dan erosi. Batuan metamorf adalah batuan yang berasal dari batuan beku atau batuan sedimen.
Jawaban : A

Contoh 3 : Jenis-jenis Pelapukan

Proses alam yang memecahkan batuan besar menjadi beberapa bagian batu kecil dan menghasilkan perubahan kimia pada material bahan adalah ....
A. Pelapukan kimia
B. Pelapukan mekanik
C. Mass wasting
D. Erosi

Pembahasan :
Suatu proses alam berupa pemecahan batuan besar menjadi batuan kecil disebut sebagai pelapukan. Berdasarkan perubahannya, pelapukan dibedakan menjadi dua jenia, yaitu:
1. Pelapukan mekanik
2. Pelapukan kimia

Pelapukan mekanik adalah jenis pelapukan yang memecah batuan besar menjadi batuan kecil tetapi tidak disertai dengan perubahan kimia pada material bahannya. Pelapukan mekanik umumnya dapat memicu pelapukan kimia.

Pelapukan kimia adalah jenis pelapukan yang memecah batuan besar menjadi batuan kecil yang disertai dengan perubahan kimia pada material bahan. Pelapukan kimia secara umum terjadi karena air hujan, oksigen, dan asam.
Jawaban : A

Contoh 4 : Proses Perpindahan Partikel
Suatu proses alam berupa perpindahan partikel-partikel batuan yang telah mengalami pelapukan menuruni lereng karena pengaruh gravitasi bumi disebut ....
A. Erosi
B. Pelapukan kimia
C. Mass wasting
D. Forst heaving

Pembahasan :
Terdapat tiga poses alam di litosfer yang mengandung makna hampir sama namun harus dibedakan. Ketiga proses tersebut adalah :
1. Pelapukan : pemecahan batuan besar menjadi kecil.
2. Mass wasting : pembuangan massa
3. Erosi : pengikisan atau pengangkutan material

Dari ketiga istilah di atas terdapat kesamaan pada erosi dan mass wasting, yaitu keduanya sama-sama proses yang berhubungan dengan pemindahan material. Meski begitu keduanya merupakan dua proses yang berbeda.

Mass wasting adalah proses pemindahan material batuan yang sudah lapuk menuruni lereng akibat pengrauh gravitasi. Sementara erosi merupakan proses pengangkutan material batuan baik yang sudah lapuk atau yang belum lapuk melalui bantaun agen bergerak seperti air, angin, atau gletser.
Jawaban : C

Contoh 5 : Dampak Positif Pelapukan

Berikut ini merupakan dampak posifit dari proses pelapukan, kecuali ....
A. Menghasilkan tanah
B. Membuat air laut bergaram
C. Menghasilkan kumpulan kalsium karbonat yang larut
D. Menghasilkan endapan bijih logam berharga

Pembahasan :
Berikut beberapa pengaruh atau dampak positif dari pelapukan :
1. Menghsilkan tanah
2. Berkontribusi pada kandungan garam air laut
3. Menghasilkan bentuk batuan yang menarik
4. Menghasilkan endapan bijih logam dan mineral berharga.
Jawaban : C

Contoh 6 : Proses Erosi
Berikut ini merupakan agen bergerak yang memungkinkan terjadinya peristiwa erosi, kecuali ....
A. Es atau gletser
B. Air
C. Angin
D. Oksigen

Pembahasan :
Erosi adalah proses pengangkutan material batuan baik batuan yang sudah lapuk atau batuan yang belum lapuk melalui agen yang bergerak seperti air, angin, dan es.
Jawaban : D

Contoh 7 : Pelapukan Kimia

Berikut ini yang merupakan agen pelapukan kimia yang paling efektif adalah ....
A. Oksigen
B. Air hujan
C. Asam
D. Angin

Pembahasan :
Pelapukan kimia adalah pelapukan yang disertai dengan perubahan kimia pada material bahan. Secara umum terdapat tiga agen utama yang menyebabkan pelapukan kimia, yaitu air hujan. oksigen, dan asam. Dari ektiga agen tersebut, asam lah yang paling efektif sebagai agen pelapukan kimia.
Jawaban : C

Contoh 8 : Lapisan Atmosfer
Lapisan atmosfer yang terletak paling bawah dan memiliki massa jenis paling besar adalah ....
A. Troposfer
B. Stratosfer
C. Mesosfer
D. Termosfer

Pembahasan :
Atmosfer terdiri dari empat lapisan. Jika diurutkan dari urutan paling bawah, urutan jenis lapisan atmosfer adalah sebagai berikut:
1. Troposfer
2. Stratosfer
3. Mesosfer
4. Eksosfer

Troposfer adalah lapisan atmosfer yang terletak paling bawah dan memiliki massa jenis paling besar. Pada lapisan ini lah berlangsung peristiwa cuaca.
Jawaban : A

Contoh 9 : Efek Rumah Kaca dan Pemanasan Global

Gas rumah kaca yang terbesar menyumbang pada pemanasan global adalah ....
A. Metana
B. Karbondioksida
C. Nitrogen oksida
D. Klorofluorokarbon

Pembahasan :
Proses pembakaran batu bara, minyak bumi, dan gas alam untuk produksi energi menyebabkan konsentrasi gas rumah kaca terutama karbondioksida meningkat. Peningkatan karbondioksida di atmosfer inilah yang paling terbesar menyebabkan lebih banyak radiasi inframerah yang terperangkap sehingga menyebabkan pemanasan global.
Jawaban : B

Contoh 10 : Hujan Asam
Berikut ini merupakan zat-zat yang terkandung di dalam hujan asam, kecuali ....
A. Asam karbonat
B. Asam sulfat
C. Asam klorida
D. Asam nitra

Pembahasan :
Hujan asam adalah hujan yang tingkat keasamannya di atas normal dan umumnya terjadi karena hujan tersebut mengandung asam-asam kuat seperti asam nitrat, asam sulfat, dan asam klorida. Asam karbonat merupakan asam lemah yang dapat dijumpai pada hujan normal.
Jawaban : A

Seluruh konten yang diterbitkan di teknokiper.com disusun oleh teknokiper dan dilindungi undang-undang hak cipta. Dilarang menerbitkan ulang konten dalam bentuk apapun dan dengan cara apapun.

Related Post:

Advertisements

0 comments :

Post a Comment