PEMBAHASAN UJIAN NASIONAL FISIKA SMP 2008 NO 6-10

Posted by on 2017-03-29 - 9:25 AM

Teknokiper.com - Ujian nasional bidang study IPA untuk SMP. Pembahasan soal ujian nasional fisika tahun 2008 untuk tingkat sekolah menengah pertama. Pembahasan soal ujian nasional ini disusun berdasarkan soal-soal ujian nasional IPA SMP khususnya bidang study Fisika. Pada pembahasan kali ini akan dibahas lima soal berikutnya setelah lima soal yang sudah dibahas pada artikel sebelumnya. Dari lima soal yang akan dibahas, topik-topik yang masuk dalam soal antara lain : konsep gerak lurus, tekanan zat cair, perubahan energi, konsep usaha dalam fisika, dan keuntungan mekanis pesawat sederhana. Pembahasan ujian nasional fisika 2008 ini sengaja kami tampilkan kembali untuk membantu murid mempersiapkan diri menghadapi ujian nasional. Dengan melihat dan membahas soal-soal ujian nasional terdahulu, diharap murid memiliki gambaran mengenai soal-soal ujian dan lebih menguasai model soal yang paling sering keluar sehingga mereka lebih siap dalam menghadapi ujian.

Berikut model soal yang keluar dalam pembahasan kali ini : (6) Mengidentifikasi konsep gerak dalam fisika. (7) Menentukan besar tekanan hidrostatis yang dialami oleh seekor ikan yang berada di dalam akuarium. (8) Mengidentifikasi perubahan energi yang terjadi pada proses menancapkan paku di dinding. (9) Menentukan besar usaha yang dilakukan oleh sebuah mesin mobil. (10) Menentukan massa beban yang dapat diangkat oleh pesawat sederhana berupa tuas agar tuas dalam keadaan seimbang.

Soal 6 : Gerak
Sebuah mobil sedan yang rusak digandeng oleh sebuah truk untuk dipindahkan dari rumah ke bengkel. Mobil truk bergerak di depan sedangkan mobil sedan berada di belakang mobil truk bergerak dengan bantuan tali gandeng yang diiktakna ke mobil truk. Berdasarkan konsep gerak dalam ilmu fisika, pernyataan berikut ini yang benar adalah ....
A. Mobil truk bergerak terhadap rumah
B. Mobil sedan bergerak terhadap mobil truk
C. Sopir mobil sedan bergerak terhadap mobil truk
D. Sopir mobil truk tidak bergerak terhadap rumah

Pembahasan :
Dalam konsep fisika, gerak umumnya dipandang sebagai gerak relatif yaitu gerak yang bergantung pada titik acuan tertentu. Dalam fisika, sebuah benda yang bergerak terhadap titik acuan A bisa saja tidak bergerak berdasarkan acuan B.

Sebagai contoh paling sederhana, ketika kamu membawa sebuah buku di atas tanganmu dan berjalan dari pintu ke kursi belajarmu, maka buku yang berada di tanganmu dikatakan begerak terhadap pintu tetapi buku juga disebut tidak bergerak terhadap tangan kamu karena buku tersebut tetap di tangamu.

Itu artinya, dalam konsep fisika sebuah benda dapat dikatakan bergerak atau tidak bergerak bergantung pada titik atau benda yang menjadi acuannya. Defenisi seperti ini disebut sebagai gerak relatif. Sebuah benda dikatakan bergerak jika posisi atau kedudukannya berubah terhadap acuan tertentu.

Pada soal, ada dua benda yang dijadikan acuan, yaitu rumah dan mobil truk. Jika rumah menjadi acuan, maka mobil truk, mobil sedan. dan kedua supirnya dikatakan bergerak terhadap rumah. Sedangkan jika acuannya adalam mobil truk, maka mobil sedan dan supirnya dikatakan tidak bergerak terhadap mobil truk.

Jadi, berdasarkan konsep fisika, pernyataan yang benar mengenai gerak adalah mobil sedan bergerak terhada rumah.
Jawaban : A

Soal 7 : Konsep Tekanan Hidrostatis

Perhatikan gambar berikut ini!

Pembahasan UN IPA SMP 2008

Jika ikan berada dalam akuarium seperti gambar di atas, maka tekanan yang dialami oleh ikan tersebut adalah ....
A. 2.000 N/m2
B. 4.000 N/m2
C. 6.000 N/m2
D. 10.000 N/m2

Pembahasan :
Ketika seekor ikan berada di dalam akuarium yang berisi air, maka ikan akan mengalami tekanan hidrostatis yaitu tekanan yang dikerjakan oleh zat cair pada suatu benda. Secara umum, tekanan hidrostatis dirumuskan sebagai berikut:
P = ρ g h

Keterangan :
P = tekanan hidrostatis (Pa atau N/m2)
ρ = massa jenis zat cair (kg/m3)
g = percepatan gravitasi (m/s2)
h = kedalaman diukur dari permukaan zat cair (m).

Berdasarkan gambar
Dik : ρ = 1.000 kg/m3, g = 10 m/s2, h = 60 - 40 = 20 cm = 0,2 m
Dit : P = ... ?

Tekanan yang dialami ikan:
⇒ P = ρ g h
⇒ P = 1.000 x 10 x 0,2
⇒ P = 2.000 N/m2

Jadi, tekanan yang dialami oleh ikan tersebut adalah 2.000 N/m2.
Jawaban : A

Soal 8 : Perubahan Energi
Jika kita menancapkan paku ke dinding, maka perubahan energi yang terjadi adalah ....
A. Energi gerak → energi panas dan energi bunyi
B. Energi gerak → energi potensial dan energi panas
C. Energi potensial → energi gerak dan energi panas
D. Energi potensial → energi panas dan energi bunyi

Pembahasan :
Energi atau sering pula disebut sebagai tenaga merupakan kemampuan untuk melakukan usaha. Energi dalam tampil dama berbagai bentuk seperti energi kimia, energi mekanik, energi bunyi, energi kalor, energi cahaya, energi listrik, dan energi nuklir.

Energi dapat berubah bentuk dari satu bentuk ke bentuk lainnya. Perubahan bentuk tersebut sering pula disebut sebagai konversi. Berikut beberapa perubahan bentuk energi yang umum terjadi dalam kehidupan sehari-hari:
1). Listrik ke cahaya : contoh lampu pijar
2). Listrik ke kalor : contoh setrika listrik, rice cooker, pengering rambut.
3). Kimia ke listrik : contoh aki, baterai
4). Listrik ke bunyi : radio
5). Listrik ke mekanik : motor listrik, kipas angin.

Pada saat kita menancapkan paku ke dinding, maka kita membutuhkan energi mekanik dalam bentuk gerak yang kita berikan agar paku dapat tertancap ke dinding. Ketika kita memukul paku, maka akan timbul energi bunyi dan energi kalor akibat benturan antara paku dan dinding.

Jadi, saat kita menancapkan paku ke dinding, maka perubahan energi yang terjadi adalah energi gerak → energi panas dan energi bunyi.
Jawaban : A

Soal 9 : Konsep Usaha

Sopir mobil sedan ingin memakir mobilnya tepat 0,5 meter di depan mobil truk yang mula-mula berjarak 10 m dari kedudukan sedan. Jika gaya yang dilakukan oleh mesin mobil adalah 50 N, maka besar usaha yang dilakukan oleh mobil tersebut adalah ....
A. 525 J
B. 500 J
C. 495 J
D. 475 J

Pembahasan :
Dalam konsep fisika, usaha diartikan sebagai hasil kali gaya dengan perpindahan benda. Besar usaha yang dilakukan berbanding lurus dengan gaya dan perpindahan benda. Semakin besar gaya yang diberikan semakin besar usaha yang dilakukan. Secara matematsi usaha dirumuskan sebagai berikut:
W = F . s

Keterangan :
W = usaha (J)
F = gaya yang diberikan (N)
s = perpindahan benda (m).

Pada soal disebutkan bahwa mobil sedan akan dipindahkan pada jarak 0,5 m dari mobil truk yang berjarak 10 meter dari sedan. Itu artinya mobil sedan akan dipindahkan sejauh 9,5 m.

Dik : F = 50 N, s = 10 - 0,5 = 9,5 m
Dit : W = ... ?

Usaha yang dilakukan untuk memindahkan mobil:
⇒ W = F . s
⇒ W = 50 x 9,5
⇒ W = 475 J

Jadi, usaha yang dilakukan oleh mesin mobil tersebut adalah 475 Joule.
Jawaban : D

Soal 10 : Pesawat Sederhana
Perhatikan gambar berikut!

Pembahasan UN IPA SMP 2008

Agar posisi tuas tersebut menjadi seimbang, dan bila percepatan gravitasi di tempat itu 10 m/s2, maka massa beban yang diangkat adalah ....
A. 500 kg
B. 250 kg
C. 50 kg
D. 25 kg

Pembahasan :
Pada penggunaan tuas seperti gambar di atas, berlaku prinsip kekekalan usaha, yaitu usaha masukan akan sama dengan usaha keluaran. Secara matematis, prinsip kekekalan usaha ditulis sebagai berikut:
Wf = Ww
F . lf = w . lw

Keterangan :
Wf = usaha masukan (J)
Ww = usaha keluaran (J)
F = kuasa atau gaya (N)
w = beban (N)
lf = panjang lengan kuasa (m)
lw = panjang lengan beban (m).

Berdasarkan gambar
Dik : F = 100 N, lf = 5 m, lw = 2 m
Dit : m = ... ?

Berdasarkan prinsip kekekalan usaha, diperoleh berat beban:
⇒ F . lf = w . lw
⇒ 100 . 5 = w . 2
⇒ 500 = 2w
⇒ w = 250 N

Berdasarkan rumus berat, maka diperoleh massa beban :
⇒ w = 250
⇒ m.g = 250
⇒ m . 10 = 250
⇒ m = 25 kg

Jadi, agar posisi tuas seimbang, maka massa beban yang diangkat adalah 25 kg.
Jawaban : D

Seluruh konten yang diterbitkan di teknokiper.com disusun oleh teknokiper dan dilindungi undang-undang hak cipta. Dilarang menerbitkan ulang konten dalam bentuk apapun dan dengan cara apapun.

Related Post:

Advertisements

0 comments :

Post a Comment